4 Cara Bijak Memanfaatkan Angpao Anda

Tahun baru imlek baru saja berlalu. Bagi sebagian orang, tahun baru imlek membawa kebahagiaan tersendiri. Selain bisa berkumpul dan merayakan bersama keluarga, kegembiraan lain adalah mendapatkan angpao. Apalagi bagi yang masih anak-anak atau remaja, maka masa imlek adalah momen yang amat menggembirakan untuk mendulang angpao.

Bicara soal angpao, kali ini saya ingin membahas empat cara bijak untuk memanfaatkan angpao.

Eits tunggu dulu, empat tips ini tidak hanya untuk Anda yang baru dapat angpao, tapi juga bisa diterapkan bagi Anda yang mendapat THR (Tunjangan Hari Raya) sewaktu lebaran, natal, ataupun perayaan lainnya.

Bagi para orang tua, tips-tips berikut dapat diterapkan untuk membantu mengenalkan pendidikan finansial pada anak-anak.

Inilah 4 cara bijak memanfaatkan angpao/THR Anda.

1. Angpaonya Ditabung

Semenjak kecil, anak-anak perlu diajarkan untuk melek finansial. Salah satu caranya dengan membiasakan mereka untuk menabung. Ketika anak terbiasa untuk menabung, mereka akan mulai mengerti konsep investasi dan dana cadangan. Jika suatu saat mereka hendak membeli sesuatu yang berharga mahal (misal : alat musik baru, perlatan hobi (seperti kamera), dsb), maka anak-anak bisa menabung. Mereka juga akan belajar lebih menghargai uang.

Sebagai orang tua, Anda dapat mengajarkan anak untuk menabung. Buatkan mereka rekening pribadi. Ajak mereka untuk menyisihkan sebagian uang sakunya, misalkan 20 – 30 % dari uang sakunya. Jika dalam sebulan uang saku anak Anda adalah 300 ribu, maka dengan menyisihkan 20 %, mereka sudah bisa menabung 60 ribu Rupiah. Selanjutnya, uang saku tadi dapat dikumpulkan, lalu setiap bulannya disetorkan ke rekening mereka. Saat menyetor uang tabungan tersebut, libatkan mereka. Dengan terlibat, anak akan makin mengerti pendidikan finansial yang Anda berikan.

Nah termasuk untuk angpao. Angpao yang didapat oleh anak-anak/Anda dapatkan, bisa ditabung. Ketika saya kecil pun, orang tua saya mengajarkan agar saya menabung sebagian dari uang yang saya dapatkan. Alhasil kebiasaan ini pun terbawa hingga saya dewasa dan punya income sendiri.

2. Dipakai Liburan

Saya termasuk orang meyakini bahwa liburan/perjalanan adalah salah satu sarana belajar. Makin banyak daerah yang saya kunjungi, menjadikan wawasan saya kian terbuka. Apalagi kita dilahirkan di negara Indonesia. Indonesia punya ribuan pulau yang bisa kita kunjungi. Nah, tak ada salahnya kalau sebagian dari angpao disisihkan untuk tabungan liburan. Atau, Anda juga bisa mengajak anak-anak untuk liburan ke luar negeri (guna mempelajari budaya lain). Libatkan mereka dalam perencanaan liburan, ajak pula mereka untuk berkontribusi dari uang tabungannya. Ingat, melibatkan anak dalam kegiatan adalah salah satu cara mengajar yang terbaik.

Bagi yang sudah remaja, maka tentu Anda sudah lebih independen. Anda bisa mengatur sendiri keuangan Anda. Jika Anda punya target liburan, maka Anda bisa mulai menabung. Nah, angpao/THR yang Anda dapatkan bisa Anda gunakan untuk mendukung tabungan Anda.

3. Diinvestasikan

Ini yang lebih keren lagi. Jika Anda adalah seorang pebisnis muda (mungkin Anda masih SMP, SMA/kuliah) , maka angpao bisa Anda investasikan. Ada banyak pilihan investasi. Anda bisa memilih investasi yang paling cocok dengan kebutuhan Anda. Misalkan Anda bisa berinvestasi emas, berinvestasi di deposito, membeli saham/reksadana, atau mungkin diinvestasikan di bisnis Anda sendiri.

Baca juga artikel berikut :

Contoh, jika Anda punya bisnis sendiri, maka angpao tersebut dapat Anda jadikan sebagai modal bisnis Anda. Misalkan kalau Anda blogger, maka uang angpaonya bisa Anda pakai untuk membayar sewa domain, membayar biaya jasa desain, menyewa hosting, menambah fitur tertentu di blog, dan lain sebagainya. Contoh lain, jika Anda berbisnis toko online, maka angpaonya bisa Anda jadikan modal untuk menambah stok barang.

4. Dibelanjakan Untuk Edukasi

Cara bijak lainnya adalah membelanjakan angpao Anda untuk kegiatan edukasi. Misalkan Anda ingin menguasai keterampilan tertentu (misal : fotografi), maka Anda bisa belanjakan angpao Anda untuk belajar fotografi. Misalkan dengan membeli buku fotografi, ikut kursus fotografi, membeli peralatan (kamera, lensa, dsb) yang lebih mumpuni, dan lain sebagainya. Contoh lain, angpaonya bisa Anda jadikan dana untuk hunting (misal : sambil liburan).

Investasi untuk pendidikan adalah salah satu bentuk investasi yang terbaik. Sebab makin hari ilmu dan keterampilan Anda akan kian bertambah. Saya meyakini bahwa sudah seharusnya semua orang bisa belajar dengan bebas sesuai minatnya. Jadi, kita tidak belajar secara dipaksa melalui kurikulum, melainkan kita bisa belajar keterampilan apapun yang kita inginkan. Kalau Anda menggemari fotografi, maka Anda bisa belajar secara mandiri dan otodidak. Jika Anda ingin menjadi seorang musisi andal (misal : seperti Glenn Fredly atau Indra Lesmana), maka Anda bisa ikuti kata hati Anda dan tingkatkan kemampuan musik Anda.

Nah teman-teman, itulah empat cara bijak memanfaatkan angpao Anda. Intinya, belanjakan uang Anda dengan baik dan bermanfaat. Semoga menginspirasi.

Jefferly Helianthusonfri

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *