Bagaimana Cara Memanfaatkan Tabungan Emas?

Salah satu cara terbaik untuk menabung adalah menabung dalam bentuk emas. Dengan menabung emas, nilai kekayaan kita akan terlindungi dari inflasi. Ya hal ini sesuai dengan fungsi emas sebagai pelindung nilai kekayaan kita.

Di beberapa tulisan sebelumnya, saya sudah membahas kenapa perlu menabung emas dan cara memulai menabung emas. Dalam tulisan berikut, kita akan membahas bagaimana cara memanfaatkan tabungan emas yang kita miliki.

Lebih Cocok Untuk Tabungan Jangka Menengah dan Panjang

Pada dasarnya, tabungan emas lebih cocok untuk jangkah menengah dan panjang. Biasanya, harga emas baru akan meningkat drastis dalam kurun waktu lima tahun. Jika masih di bawah lima tahun, maka harga emas cenderung naik dan turun. Jika tujuan utama Anda adalah melindungi nilai kekayaan, maka naik turunnya harga emas tak perlu dirisaukan.

Oleh karena sifatnya yang termasuk investasi jangka menengah dan panjang, tabungan emas cocok dipakai untuk kegiatan yang bersifat jangka panjang. Misalnya untuk tabungan pendidikan anak, tabungan untuk pergi haji, atau tabungan untuk biaya pernikahan.

Kendati demikian, emas tak selalu dimanfaatkan sebagai bentuk tabungan jangka panjang. Kita juga bisa menjadikan emas sebagai tabungan untuk berjaga-jaga. Misalkan jika suatu saat ada anggota keluarga yang jatuh sakit, namun kita sedang tidak punya uang. Nah, dalam kondisi emergensi seperti ini, emas dapat kita manfaatkan. Emas bisa kita jual untuk mendapatkan dana pengobatan si anggota keluarga tadi.

Atau barangkali di kondisi lain, kita perlu modal untuk usaha, maka tabungan emas bisa dimanfaatkan. Misalkan saat hendak membeli tanah. Alih-alih meminjam kredit bank, Anda dapat memanfaatkan tabungan emas Anda. Emasnya bisa Anda jual, lalu Anda beli tanah yang Anda incar.

Intinya, tabungan emas relatif mudah untuk digunakan, sebab emas mudah untuk diuangkan. Hal ini berbeda dengan aset lain (misal properti). Kalau properti (misal : rumah/tanah) maka butuh waktu agar Anda bisa mendapatkan pembeli. Namun kalau emas, Anda tinggal datang ke toko emas di sekitar Anda, emas bisa langsung diuangkan.

Gadai atau Jual?

Pertanyaan menarik seputar memanfaatkan tabungan emas adalah emasnya harus digadai atau dijual?

Saya meyakini bahwa tidak ada jawaban mutlak. Suatu jawaban bisa cocok untuk satu orang tapi bisa jadi kurang cocok untuk orang lain. Hal ini tergantung kondisi yang Anda hadapi.

Kendati demikian, ada satu prinsip yang dapat Anda pegang teguh. Prinsip ini amat powerful dan sudah saya pelajari sejak saya SMA. Saya bisa tahu prinsip ini karena belajar dari buku-bukunya Robert Kiyosaki. (Baca juga : Buku-Buku Dahsyat yang Saya Rekomendasikan.)

Prinsipnya adalah manfaatkan utang untuk membiayai aset Anda.

Apa itu aset? Aset adalah segala sesuatu yang mengalirkan uang ke kantong Anda. Contoh aset ini misalnya : royalti atas hak cipta, rumah kos yang Anda miliki, ruko yang disewakan, atau mobil yang dipakai untuk bisnis.

Manfaatkan utang untuk membiayai aset Anda.

Manfaatkan utang untuk membiayai aset Anda.

Dalam hal ini, kegiatan menggadaikan emas termasuk berutang. Kenapa? Sebab ketika Anda menggadaikan emas, Anda akan mendapatkan pinjaman. Jadi, Anda harus membayar pinjaman tersebut + membayar biaya adminisrasi + bunganya.

Kembali ke prinsip awal, bahwa sebaiknya utang dipakai untuk membeli aset produktif.

Jadi, ketika Anda menggadaikan emas untuk membiayai aset produktif, maka itu langkah yang cerdas. Misalkan Anda menggadaikan emas untuk biaya membangun rumah kos, atau Anda menggadaikan emas untuk dijadikan modal bisnis. Selagi income yang didapat mampu membiayai utang Anda, jelas menggadaikan emas menjadi pilihan yang tepat.

Kendati demikian, Anda juga perlu mempertimbangkan arus kas dengan utang Anda. Aset yang mengalirkan arus kas bulanan (misal : kos-kosan) cocok untuk membayar utang yang dicicil setiap bulan (misal : kredit bank). Sedangkan aset yang income-nya tahunan (misal : royalti buku, biaya sewa ruko) lebih cocok untuk membayar utang yang dicicil dalam jangka waktu tahunan.

Di mana menggadaikan emas? Salah satunya emas bisa digadaikan di Pegadaian. Anda tinggal datang ke Pegadaian, lalu Anda tinggal menginformasikan pada petugas di sana bahwa Anda hendak menggadaikan emas.

Sebaliknya, jika Anda benar-benar harus melepas emas demi membiayai liabilitas (misal : untuk biaya pendidikan, biaya pengobatan), maka ada baiknya tabungan emas Anda dijual.

Intinya, Anda harus jeli membedakan kapan sebaiknya menggadaikan atau menjual emas Anda. Keuntungan utama jika menggadaikan emas adalah Anda bisa mendapatkan dana tanpa harus kehilangan emas Anda.

Nah teman-teman, demikian pembahasan kali ini. Semoga membantu Anda untuk berinvestasi emas dengan tepat. 🙂

Jefferly Helianthusonfri

panduan lengkap meraih kebebasan finansial

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *