Belajar Copywriting : Seni Menjual Produk Lewat Tulisan

Banyak yang bertanya, apa sih rahasia sukses menjual produk secara online?

Ada banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan menjual produk secara online. Salah satu hal yang sangat mempengaruhi adalah copywriting.

Apa itu copywriting?

Dikutip dari Copyblogger, copywriting adalah seni dan ilmu dari strategi menyampaikan kata-kata guna mempengaruhi seseorang melakukan suatu tindakan. Intinya, copywriting bisa kita artikan sebagai cara berkomunikasi melalui kata-kata supaya seseorang mau melakukan apa yang kita harapkan.

Misalkan, kita punya produk. Nah dengan menerapkan copywriting yang baik, sebisa mungkin kita menjadikan orang-orang tertarik membeli produk kita. Contoh lain, kita punya blog. Kita ingin menjadikan orang-orang berlangganan artikel di blog kita. Nah melalui copywriting pula lah kita bisa mempengaruhi orang agar mereka menjadi pelanggan blog kita.

Singkatnya, copywriting ini sangat perlu diterapkan guna keberhasilan bisnis Anda.

Lantas, bagaimana cara mempengaruhi orang supaya mau membeli produk kita? Seperti apa teknik copywriting yang maknyus?

Dalam seri artikel panduan copywriting, saya akan beberkan sejumlah teknik copywriting untuk Anda. Anda dapat menerapkan teknik-teknik copywriting berikut guna keberhasilan bisnis Anda.

Di seri artikel pertama ini, teknik yang akan kita bahas adalah untung gede, risiko kecil. Seperti apa tekniknya? Berikut pembahasannya.

Pembeli Itu Mau Untung Sebanyak Mungkin dengan Risiko Sekecil Mungkin

Prinsip ini wajib diketahui oleh para marketer. Saya pertama kali belajar prinsip ini dari buku Marketing Revolution yang ditulis oleh Tung Desem Waringin. Bagi Anda yang tertarik belajar ilmu marketing, Anda bisa baca buku tadi.

Sudah kodratnya, seorang manusia ingin meraih keuntungan sebanyak mungkin dengan risiko sekecil mungkin. Nah kita bisa manfafatkan kodrat ini.

Ketika kita menjual suatu produk, maka kita bisa ciptakan pemikiran bahwa si pembeli akan untung sebanyak mungkin. Pokoknya bombardir si pembeli dengan kesan bahwa mereka untung sebanyak mungkin.

Bagaimana caranya?

Salah satunya dengan menjelaskan keunggulan-keunggulan produk Anda dibanding produk lain. Dalam menuliskan keunggulan produk, selalu fokuskan pada apa manfaat yang didapat oleh si pembeli.

Misalkan Anda menawarkan produk kursus online, maka jelaskanlah manfaat yang akan didapat bila si pembeli gabung di kursus online Anda. Atau, kalau Anda memasarkan produk (misal : produk kecantikan) maka jelaskan apa saja manfaat yang akan didapatkan oleh si pembeli.

Kalau Anda menawarkan produk properti, maka jelaskanlah kenapa pembeli perlu membeli properti Anda. Selalu tampilkan keuntungan-keuntungan yang mereka dapatkan. Misal : properti terletak di lokasi strategis (dekat kampus, perkantoran, pasar, ataupun pusat perbelanjaan). Kalau perlu Anda deskripsikan juga keuntungan lain sejelas mungkin. Misalkan properti Anda dekat dengan kampus sehingga cocok untuk bisnis kos-kosan.

Selalu jelaskan keuntungan dan manfaat apa yang didapat oleh si pembeli.

Selalu jelaskan keuntungan dan manfaat apa yang didapat oleh si pembeli.

Kesalahan yang kadang dilakukan adalah si marketer terlalu berfokus pada betapa canggihya produk mereka. Secanggih-canggihnya produk Anda, kalau si pembeli tidak mengerti apa manfaatnya buat mereka, maka mereka tidak akan beli.

Cara lain yang dapat digunakan guna memancing minat orang-orang adalah dengan memberikan bonus. Pemberian bonus ini akan memberikan kesan bahwa produk Anda punya banyak nilai tambah. Ibaratnya, si pembeli cukup beli satu produk, tapi mereka bisa dapatkan bonus-bonus lainnya.

Anda tentu sering melihat bahwa produk-produk yang dijual di supermarket, kerap menerapkan teknik bonus ini. Misal beli produk sabun gratis piring, beli produk A berhadiah payung, dan sebagainya.

Bagi Anda yang berjualan produk digital (misal : ebook, video tutorial, software, dsb), tentu pemberian bonus akan menjadi lebih mudah. Sebab Anda bisa memberikan bonus-bonus yang tidak butuh biaya produksi. Misalkan Anda menawarkan kursus online berhadiah bonus template website.

Memberikan bonus bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah produk Anda.

Memberikan bonus bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah produk Anda.

Mengurangi Risiko

Kita juga perlu menciptakan kesan bahwa produk kita bebas risiko. Ataupun kalau ada risiko, risikonya diupayakan sekecil mungkin.

Untuk menimbulkan kesan bebas risiko, maka kita bisa memberikan garansi. Misalkan kalau Anda menjual produk digital, Anda bisa memberikan garansi uang kembali. Jika pembeli tidak merasakan manfaat produk Anda, uang mereka akan dikembalikan. Jual produk digital itu enak banget, karena modal produksi yang relatif kecil. Sehingga kalaupun pembeli meminta uang kembali, Anda tidak akan rugi sebab ongkos produksi Anda relatif rendah. Hanya saja, tentu sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menghadirkan produk digital dengan kualitas sebaik mungkin.

bebas risiko

Minimalkan (dan kalau bisa hilangkan) risiko yang didapat si pembeli. Semakin kecil risiko, si pembeli semakin tertarik membeli produk Anda.

Contoh lain Anda juga bisa memberikan jaminan. Misalkan jika produk tidak sesuai harapan, si pembeli bisa mengembalikan dan menukar produk Anda. Tambahkan juga info bahwa mereka tidak perlu keluar biaya ongkos kirim/ongkos lain untuk pengembalian produk. Bagi Anda yang menjual jasa, Anda juga bisa berikan jaminan jasa Anda prima dan terbaik untuk si klien. Misalkan kalau Anda menawarkan layanan hosting, maka berikan jaminan server Anda tidak akan down. Ataupun kalau down, ada jaminan antisipasi yang segera.

Coba deh Anda perhatikan, teknik ini kerap dipakai di sejumlah supermarket. Ada supermarket yang menerapkan jaminan kalau harga produk mereka pasti termurah. Kalau si pembeli menemukan produk lain yang lebih murah, maka selesih harga tadi akan diganti oleh si supermarket. Dengan melakukan cara ini, si supermarket menciptakan kesan bahwa berbelanja di tempat mereka bebas risiko. Dan nyatanya, jarang sekali si konsumen mau repot-repot mengurus selisih harga kalau mereka menemukan harga yang lebih murah di supermarket lain.

Nah teman-teman, dua hal yang sudah kita bahas tadi adalah prinsip dasar dalam copywriting. Prinsip dasar ini harus kita pahami. Sebab dengan mengembangkan prinsip tadi, kita akan mampu melahirkan teknik-teknik copywriting lainnya. Berbagai teknik copywriting lain akan kita bahas dalam seri artikel berikutnya.

Kesimpulan

  1. Pembeli ingin untung sebanyak mungkin, dengan risiko sekecil mungkin.
  2. Jadi, pastikan Anda menjelaskan berbagai keuntungan dan manfaat yang didapat si pembeli.
  3. Memberikan bonus/hadiah dapat meningkatkan nilai tambah produk Anda. Itu berarti semakin banyak keuntungan yang didapat pembeli.
  4. Ciptakan kesan bahwa produk Anda bebas/minim risiko. Caranya? Bisa dengan memberikan garansi, jaminan uang kembali, penggantian produk tanpa biaya, dan lain sebagainya.

Jefferly Helianthusonfri

Panduan Membuat Website

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *