Biografi Mochtar Riady : Belajar Membangun Kerajaan Bisnis

Sejauh ini, ada dua Mochtar yang saya tahu dan sangat berkesan bagi saya. Dua Mochtar itu antara lain Mochtar Lubis dan Mochtar Riady. Jika Mochtar Lubis adalah legendanya jurnalistik Indonesia, maka Mochtar Riady adalah legend-nya dunia bisnis Indonesia.

Mochtar Riady tidak lain tidak bukan adalah pendiri dan presiden komisaris Lippo Group termasuk salah satu orang terkaya di Indonesia. Di tahun 2011, ia menempati peringkat 38 orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai praktisi andal di bidang perbankan. Bahkan Mochtar Riady termasuk salah satu figur yang turut membesarkan BCA (Bank Central Asia).

Bulan Oktober 2015 lalu saya membaca buku otobiografi Mochtar Riady. Otobiografi tersebut berjudul Manusia Ide. Otobiografi ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas. Perlu Anda ketahui, dalam peket buku Manusia Ide, terdapat dua buku. Buku pertama adalah otobiografi Mochtar Riady. Sedangkan buku kedua adalah biografi Mochtar Riady.

Dalam tulisan ini saya akan mereview isi buku tersebut. Plus, saya juga akan jelaskan mengapa Anda perlu membaca buku ini.

Banyak Belajar dari Pengalaman Mochtar Riady

Kita sering mendengar bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. Saya sependapat dengan hal tersebut. Termasuk, kita juga bisa belajar dari pengalaman orang lain. Saya cukup beruntung karena bisa berguru dari Mochtar Riady, meski hanya berguru melalui membaca otobiografi-nya.

Dalam buku ini, Mochtar Riady membagikan segudang pengalamannya dalam membangun kerajaan bisnis di Indonesia dan mancanegara. Mulai dari pengalamannya memulai bisnis di usia muda, bergabung dan kemudian membesarkan BCA, hingga mendirikan dan membesarkan Lippo Group.

Usai membaca biografi Mochtar Riady, saya langsung menjadikan Mochtar Riady sebagai salah satu idola dan teladan saya. Saya sangat suka belajar dari orang-orang senior seperti Mochtar Riady, Jakob Oetama, Ciputra, dan berbagai tokoh-tokoh senior lainnya.

Membaca biografi Mochtar Riady akan menjadikan kita seolah-olah ikut seminar bisnis dalam jumlah yang sangat banyak. Kita bisa belajar bagaimana memulai dan membangun bisnis, bagaimana cara dan kiat mendapatkan partner bisnis yang dahsyat, bagaimana membangun bisnis di bidang pendidikan dan kesehatan, bagaimana membangun dan melestarikan perusahaan keluarga, hingga bagaimana menjadi tokoh yang bermanfaat bagi keluarga, sesama, dan bangsa.

Salah hal menarik yang saya pelajari adalah kepiawaian Mochtar Riady dalam berpartner dengan tokoh-tokoh penting. Sebut saja bagaimana Mochtar Riady bisa berpartner dengan orang Amerika dalam membangun bank di Amerika, bagaimana Mochtar Riady bisa bekerja sama dengan Liem Sioe Liong untuk membesarkan BCA, dan kepiawaian Mochtar membangun relasi dengan tokoh-tokoh penting lainnya.

Kalimat yang paling saya ingat dari biografi Mochtar Riady adalah kalau mau mengejar kuda, maka harus menunggang kuda. Artinya kalau kita mau berpartner dengan tokoh-tokoh besar, maka kita perlu dikenalkan dan membangun relasi dengan tokoh besar dulu. Misalkan Anda ingin berpartner dengan tokoh A. Nah, Anda harus berteman dulu dengan kolega dekat si A. Setelah Anda berteman dengan kolega si A (misal si B), barulah Anda akan lebih mantap untuk membangun relasi dengan si A. Hal ini terjadi karena si B lah yang akan mengenalkan Anda pada si A.

Selain itu, pembelajaran lain yang saya ingat adalah tentang kesetiakawanan. Hal ini terlihat dari Mochtar Riady yang menjujung tinggi sikap kesetiakawanan dengan partner-parnter-nya. Salah satunya dengan Liem Sioe Liong. Meskipun mereka harus berpisah, kesetiakawanan itu tetap dijunjung.

Mengapa Perlu Membaca Buku Ini?

Semakin banyak kita membaca maka semakin luas pemahaman kita.

Semakin banyak membaca, semakin luas pemahaman kita.

Inilah beberapa alasan mengapa kita perlu membaca buku ini.

  • Segudang pengetahuan tentang perkembangan ekonomi Indonesia dari masa ke masa. Buku ini tidak hanya sekadar membahas kisah sukses dan gilang-gemilang Mochtar Riady. Biografi ini juga bercerita tentang krisis ekonomi yang berulang kali melanda Indonesia. Buku ini bercerita tentang inflasi, tentang krisis perbankan, sampai tentang kebijakan ekonomi di zaman Soekarno, Soeharto, dan reformasi. Secara tidak langsung saya juga belajar sejarah ekonomi Indonesia.
  • Besarnya visi Mochtar Riady. Salah satu hal yang saya sukai dari membaca biografi orang-orang senior adalah saya bisa memahami visi besar mereka. Termasuk visi besar Mochtar Riady. Selanjutnya visi tersebut dapat menginspirasi kita yang muda. Dengan inspirasi tersebut, kita bisa melangkah untuk membangun mimpi kita sendiri.
  • Belajar pola bisnis orang Asia. Mochtar Riady adalah pebisnis yang sangat menunjung tinggi nilai-nilai ketimuran. Membaca biografi ini akan memperkaya pengetahuan kita tentang filosofi bisnis orang Timur. Jadi, kita tidak hanya belajar dari pengusaha-pengusaha barat macam Bill Gates atau Steve Jobs. Nilai-nilai ketimuran ini akan sangat bagus untuk kita yang ingin membangun bisnis di Asia.

Buku ini memang tidak membahas langkah-langkah konkret untuk membangun kerajaan bisnis. Buku ini menghadirkan visi dan inspirasi bagi kita. Cara belajar dari buku ini adalah dengan membaca, melakukan refleksi, dan menggali pembelajaran. Jika Anda berharap menemukan panduan langkah demi langkah membangun bank yang besar, membangun rumah sakit, membangun kerajaan bisnis, mungkin Anda tidak menemukannya. Yang akan Anda temukan antara lain visi, inspirasi, dan nilai-nilai yang penting bagi kita.

Usai membaca biografi ini saya belajar untuk memandang sesuatu dari sudut yang baru. Krisis dapat kita lihat sebagai peluang. Krisis dapat kita jadikan sebagai momentum untuk melompat lebih tinggi. Tanah gersang nan tandus di sekitaran Jakarta dapat kita sulap menjadi tanah berharga tinggi dengan nilai guna yang amat tinggi.

Inilah pembelajaran terbesar yang saya petik, bagaimana mengubah krisis menjadi peluang dan bagaimana mengubah tanah tandus menjadi seperti “tambang emas”. 🙂

Tertarik membaca biografi Mochtar Riady?

Jefferly Helianthusonfri.

banner Kursus Bisnis Online Terlengkap

3 Comments

  1. Giri Narasoma S

    Halo mas Jefferly,

    Saya tertarik membeli buku ini. Namun saya bingung, apa yang membedakan buku otobiografi dengan buku biografi? Apa yang ada di dalam buiu biografi? Apakah hanya kumpukan testimoni? Karena yang saya tahu, di pasaran saat ini beredar yang otobiografi saja. Terima kasih jika berkenan menjawab.

    Salam,
    Giri

  2. Passive07 (Post author)

    @Giri.

    Saya sendiri belum membaca yang biografi. Saya baru sempat membaca yang autobiografi, Pak. Kalau dari definisinya, maka buku autobiografi adalah buku/biografi yang ditulis langsung si tokoh. Sedangkan biografi bisa dituliskan oleh penulis lain.

    Sejauh ini saya baru baca yang autobiografi. Jadi belum tahu apa bedanya yang auto dan bio. Kemungkinan besar beda dari penulisnya. 🙂

  3. franky honda bogor

    saya salah satu orang yang suka membaca buku tentang kisah suskes seseorang Pak Jeff, dengan ringkasan yang telah Pak Jeff ulas,semakin membuat rasa penasaran saya,semoga saya segera bisa peroleh buku biografi Mochtar Riady ini di toko buku terdekat, terima kasih kepada Pak Jeff yang sudah coba mengusik rasa ingin tahu saya…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *