Cara Ampuh Memasarkan Produk Afiliasi Melalui Facebook Marketing

Sabtu, 26 September 2015 lalu, saya baru saja mengisi sebuah seminar bertajuk Bisnis Sukses Bermodal Facebook. Dalam seminar itu, saya sharing bagaimana cara memanfaatkan Facebook untuk keberhasilan bisnis. Ada banyak hal yang saya bahas dalam seminar tersebut. Mulai dari tentang cara-cara marketing di Facebook, cara membangun personal branding di Facebook, membangun komunitas di Facebook, dan berbagai materi menarik lainnya.

Dari sekian banyak materi yang saya bawakan, salah satu yang menarik minat peserta adalah tentang affiliate marketing melalui Facebook. Sebagai sebuah media sosial, sudah tentu Facebook juga dapat digunakan untuk memasarkan produk-produk afiliasi. Lantas, bagaimana cara ampuh memasarkan produk afiliasi melalui Facebook?

Mari kita ulas jawaban selengkapnya dalam tulisan berikut.

Berbagai Media Pemasaran yang Ada di Facebook

Ada tiga media pemasaran yang tersedia di Facebook. Tiga media tersebut antara lain :

  • akun personal di Facebook;
  • grup di Facebook;
  • halaman Facebook.

Ketiga fasilitas ini dapat kita gunakan untuk kegiatan marketing. Mengenai mana sarana yang harus digunakan, tentu tergantung dari tujuan marketing kita. Jika kita ingin membangun komunitas yang besar, maka kita dapat menggunakan grup ataupun halaman Facebook.

Dalam tulisan ini, saya akan membagikan kiat-kiat memasarkan produk afiliasi melalui akun personal di Facebook. Tips-tips berikut dapat Anda terapkan pula bila Anda memasarkan produk BisnisKursusOnline.

Langkah 1 : Mendapatkan Teman yang Sesuai Target Pasar

Langkah pertama adalah Anda perlu membuat akun Facebook. Tak sekadar akun Facebook, Anda harus berteman dengan mereka yang merupakan target pasar dari produk Anda. Anda harus benar-benar memahami siapa target pasar produk Anda. Ambil contoh Anda memasarkan produk yang berkaitan dengan dunia parenting dan keluarga (misal : video/ebook tutorial tentang mendidik anak). Sudah tentu target pasar Anda adalah keluarga-keluarga muda (mereka yang baru menikah).

Setelah Anda mengetahui siapa target pasar, selanjutnya gunakan Facebook untuk mencari target pasar Anda.

Ada beberapa cara menemukan target pasar di Facebook. Cara pertama adalah dengan bergabung di grup Facebook yang kira-kira diikuti oleh target pasar Anda. Ambil contoh, target pasar Anda adalah ibu-ibu muda. Nah Anda perlu tahu grup apa saja yang diikuti oleh ibu-ibu muda. Selanjutnya, bergabunglah dengan grup tersebut. Aktiflah berinteraksi di grup tersebut. Melalui grup tadi, Anda dapat berteman dengan orang-orang yang merupakan target pasar Anda.

Cara kedua adalah dengan menggunakan fasilitas pencarian di Facebook.

Misalkan di sini Anda memasarkan produk kaos Mario Teguh. Sudah tentu target pasar Anda adalah mereka yang menyukai  (fans) Mario Teguh. Berikut langkah-langkah mencari target pasar dengan memakai pencarian Facebook.

  • Arahkan perhatian pada kotak pencarian. Jika Anda ingin mencari orang-orang yang menyukai Mario Teguh, silakan tulis “people who like Mario Teguh.” Anda dapat menggunakan kata-kata lain sesuai dengan kriteria orang yang ingin Anda cari.

mencari penggemar Mario Teguh

  • Selanjutnya, Facebook akan menampilkan orang-orang yang menyukai halaman Facebook Mario Teguh. Nah para penyuka Mario teguh ini yang bisa jadi target pasar Anda. Klik see more untuk melihat hasil pencarian yang lebih banyak.

see more

  • Tak hanya itu, Anda juga bisa mencari tahu minat seseorang. Anda bisa klik tombol titik-titik yang ada, kemudian klik interests.

melihat interest

  • Selanjutnya, Facebook menampilkan minat seseorang. Contoh, di sini kita bisa melihat seseorang menyukai klub sepak bola Liverpool. Nah orang ini tentu dapat menjadi target pasar kalau kita memasarkan jersey/aksesoris yang berkaitan dengan Liverpool.

menampilkan minat pengguna Facebook

Singkatnya, fasilitas pencarian di Facebook ini dapat memudahkan kita untuk menemukan target pasar. Setelah kita bertemu dengan target pasar, saatnya kirimkan permintaan pertemanan ke mereka.

Langkah 2 : Beritahu Bahwa Anda Menjual Sesuatu

Setelah Anda punya teman yang merupakan target pasar, berikutnya beritahu mereka bahwa Anda menjual sesuatu. Bagaimana cara memberitahu orang bahwa Anda berjualan?

Ada beberapa cara yang dapat digunakan. Contohnya sebagai berikut.

  • Gunakan nama Facebook yang menjelaskan bahwa Anda menjual sesuatu. Contoh jika Anda mengafiliasikan kursus menulis online, maka Anda dapat memakai nama Facebook yang berkaitan dengan dunia menulis.
  • Gunakan cover akun Facebook yang menampilkan produk/layanan yang Anda tawarkan. Selain itu, di bagian cover Facebook Anda juga bisa mencantumkan informasi kontak, bisa juga Anda mencantumkan produk/layanan yang Anda afiliasikan.
  • Buat posting-posting promosi produk di akun Facebook Anda. Sesekali, Anda juga dapat membuat posting-posting penawaran produk di akun Facebook Anda. Posting promosi ini diperlukan untuk memberitahu orang lain bahwa Anda menjual sesuatu.
Contoh promosi yang dilakukan melalui akun personal di Facebook.

Contoh promosi yang dilakukan melalui akun personal di Facebook.

Ada kalanya saya membagikan konten web saya. Dengan begini, teman-teman Facebook  akan mampir ke web saya. Ketika mereka mampir ke web saya, mereka juga bisa melihat penawaran produk saya yang ada di website.

Cukup sederhana, kan? 🙂

membagikan konten web di fb

Membagikan konten website di akun Facebook. Tujuannya supaya teman-teman Facebook mengunjungi web saya.

Langkah 3 : Bangun Personal Branding

Kiat ketiga yang juga perlu diterapkan adalah membangun personal branding. Tujuan dari personal branding supaya orang-orang ingat dengan Anda. Contoh, jika Anda menawarkan produk afiliasi yang berkaitan dengan kursus bahasa Inggris, Anda perlu membangun personal branding sebagai seseorang yang berkaitan dengan dunia bahasa Inggris. Dengan demikian, ketika seseorang memikirkan tentang bahasa Inggris, ia akan langsung ingat dengan Anda.

Ketika Anda diingat oleh orang-orang, mereka akan cenderung membeli dari Anda. Jelang pemilu, banyak politisi (peserta pemilu) yang mengiklankan diri mereka. Apa tujuannya? Sudah tentu agar para politisi tadi diingat oleh masyarakat.

Nah, sama halnya dengan affiliate marketing. Anda perlu diingat agar orang-orang lebih sering beli dari Anda.

Lantas, bagaimana cara membangun personal branding?

Ada satu kiat ampuh untuk membangun personal branding. Kiatnya adalah sering-sering membicarakan tentang suatu topik. Tentu saja topik yang Anda bahas adalah topik yang relevan dengan personal branding Anda. Jika Anda ingin membangun branding di bidang bahasa Inggris, maka sering-seringlah membuat konten yang berkaitan dengan dunia bahasa inggris. Misal, Anda bisa membuat ebook tentang bahasa Inggris, Anda sharing tips belajar bahasa Inggris.

Tak hanya branding melalui konten, foto profil di Facebook, status yang Anda tulis, foto yang Anda unggah, semua harus mendukung personal branding Anda. Semua konten yang Anda unggah haruslah sejalan dengan citra yang ingin Anda bentuk.

Langkah 4 : Lakukan Soft Selling

Dalam melakukan pemasaran lewat Facebook, saya cenderung lebih menggunakan pendekatan soft selling. Dalam arti, saya jarang sekali menawarkan produk secara terang-terangan di Facebook. Mengapa?

Sebab pada dasarnya Facebook adalah wadah untuk bersosialisasi. Ibaratkan Facebook sebagai tempat arisan. Apakah etis jika dalam sebuah arisan, sedang asyik ngobrol, tanpa tedeng aling-aling kita langsung menawarkan produk MLM. Apalagi jika menawarkan produknya dengan memaksa. Sudah tentu hal ini menjadi mengganggu.

Sayangnya banyak pemasar yang menggunakan cara-cara mengganggu dalam berpromosi di Facebook. Menyebar pesan promosi secara sembarangan di grup, mengirimkan pesan berantai sembarangan, dan berbagai kegiatan spamming lainnya. Tentu sebagai affiliate marketer yang baik kita harus menghindari cara-cara ini.

Lantas, bagaimana cara melakukan soft selling di Facebook? Beberapa cara berikut dapat Anda coba.

  • Buatlah status/posting yang bermanfaat, di akhir posting selipkan promosi produk Anda. Contoh, Anda dapat membagikan tips yang berkaitan dengan produk Anda. Selanjutnya, di akhir posting barulah Anda selipkan promosi produk Anda. Atau, bisa juga Anda mencantumkan link afiliasi di akhir posting yang Anda buat.
  • Bagikan gambar dalam status/posting Anda. Setiap kali Anda membuat status/posting di Facebook, Anda dapat melengkapi posting tersebut dengan gambar. Nah, di dalam gambar tersebut Anda dapat menambahkan alamat website. Dengan demikian, teman-teman Facebook Anda akan ingat dan bisa jadi pengunjung web Anda.
Mencantumkan alamat web dalam gambar juga dapat kita lakukan untuk menjadikan orang-orang ingat dengan web kita.

Mencantumkan alamat web dalam gambar juga dapat kita lakukan untuk menjadikan orang-orang ingat dengan web kita.

Intinya, kegiatan soft selling lebih banyak dilakukan melalui konten. Kita membagikan konten yang bermanfaat bagi audiens, barulah di dalam konten tersebut kita selipkan promosi produk kita.

Semoga bermanfaat dan selamat praktik. Sesungguhnya keberhasilan hanya dapat dicapai melalui kerja keras dan praktik yang sungguh-sungguh.

Salam Super Sukses!

Jefferly Helianthusonfri

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *