Cara Menjadi Pebisnis Sukses : Fokus Pada Membangun Track Record

Banyak yang bertanya, “Bagaimana cara menjadi pebisnis sukses?”

Ketika seseorang ingin menjadi pebisnis yang sukses, sudah tentu ada banyak hal yang perlu dipelajari. Memutuskan untuk menjadi seorang pebisnis tidak semudah membalik telapak tangan. Untuk menjadi pebisnis yang sukses, perlu proses belajar, perlu mentor, dan perlu belajar banyak hal. Seorang pebisnis perlu tahu bidang marketing, tahu tentang produksi, tahu tentang manajemen, dan pasti harus memiliki kemampuan memimpin yang baik.

Ada kalanya seseorang takut untuk memulai bisnis karena merasa bahwa berbisnis itu sulit. Berbisnis itu penuh risiko.

Apakah betul demikian?

Tentu saja betul. Tidak ada bisnis yang tanpa risiko. Selalu ada risiko untuk rugi, selalu ada risiko untuk gagal.

Lantas, langkah seperti apa yang harus kita jalankan agar bisa memulai menjadi seorang pebisnis yang sukses?

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya melakukan sebuah perenungan. Dari perenungan tersebut, saya menemukan jawaban atas pertanyaan “Bagaimana cara menjadi pebisnis sukses?”

Apa Itu Track Record?

Track record atau rekam jejak adalah catatan silam dari seseorang. Track record berisi berbagai hal-hal dan pengalaman yang telah dilalui oleh seseorang. Orang yang track recordnya bagus, cenderung akan menjadi orang yang dipercaya. Orang yang dapat dipercaya akan diberikan tanggung jawab.

Dalam berbisnis, kepercayaan mutlak diperlukan. Ketika Anda ingin mendapatkan pembeli, Anda harus dipercaya oleh calon pembeli. Ketika Anda ingin mendapatkan pendanaan, Anda perlu mendapatkan kepercayaan dari investor. Ketika Anda ingin membangun partnership, Anda harus dipercaya oleh calon partner Anda. Tanpa kepercayaan, mustahil seseorang bisa sukses berbisnis.

Karena itu, penting bagi seorang pebisnis untuk membangun track record yang baik.

Masih Muda? Bangunlah Rekam Jejak Sebaik Mungkin

Semakin bertambah usia saya, semakin banyak orang-orang hebat yang saya temui.

Jika sewaktu SMA saya tidak pernah berpikir bisa dimentori langsung oleh salah satu pendiri Kompas Cyber Media (Kompas.com), maka sewaktu kuliah saya justru mendapatkan bimbingan dari salah satu pendiri Kompas Cyber Media. Jika sewaktu SMA saya tak pernah berharapan bisa bertemu dengan founder startup dan pebisnis hebat, justru saat kuliah saya diberi akses untuk belajar dari mereka.

Jika sewaktu SMP saya tidak pernah berpikir bisa menulis dan menerbitkan puluhan buku di usia belasan tahun, maka sewaktu SMA saya sudah diberi akses dan kesempatan untuk berkarya lewat Elex Media Komputindo. Dalam 3 tahun, sedikitnya saya sudah menulis dan menerbitkan 28 buku.

Semua hal tadi tidak lepas dari kepercayaan yang diberikan oleh mentor, teman, dan guru-guru saya. Tanpa mentor, tanpa teman, tanpa partner yang mau memberi akses, mustahil saya dapat beruntung menggapai tangga karir yang lebih baik.

Lantas, apakah yang membuat orang-orang hebat tadi (guru, mentor, atau teman) mau memberi akses dan kesempatan pada saya?

Sudah tentu mereka memberi akses dan kesempatan karena mereka menaruh harapan dan kepercayaan pada saya.

Kepercayaan tadi hanya bisa didapat ketika kita punya rekam jejak yang bagus.

Hal demikian juga bisa terjadi pada siapapun di luar sana. Ketika kita masih muda, mungkin ada orang yang meragukan kemampuan kita. Mungkin pula ada orang yang belum memberi kita kesempatan untuk maju, kesempatan untuk tampil. Bisa jadi kita belum diberi akses dan kesempatan karena orang belum yakin dengan rekam jejak kita.

Untuk itu, sangat penting bagi orang-orang muda (seperti pelajar dan mahasiswa, ataupun karyawan/profesional muda) untuk membangun rekam jejak. Sebab rekam jejak inilah yang dapat menjadi modal mereka untuk membangun akses dan kesempatan guna menggapai tingkat karir yang lebih baik. Dengan rekam jejak yang baik dan gemilang, senior akan lebih yakin memberi tanggung jawab pada kita. Kita akan lebih cepat menapaki tangga karir. Dengan rekam jejak yang dahsyat pula lah, orang-orang hebat mau meluangkan waktu dan tenaga mereka untuk memberi mentoring dan dukungan pada kita.

Lantas, bagaimana cara membangun rekam jejak yang baik?

Kiat Membangun Rekam Jejak yang Gemilang

Ketika Anda punya rekam jejak yang mengangumkan, mentor dan relasi hebat siap mendukung Anda.

Ketika Anda punya rekam jejak yang mengangumkan, mentor dan relasi hebat siap mendukung Anda. (Sumber gambar : StrategiManajemen.net).

Untuk membangun karya yang luar biasa, kita dapat memulai dari langkah terdekat yang dapat kita lakukan.

Apapun yang sudah ada pada Anda saat ini, itu dapat dijadikan modal. Jika Anda adalah seorang karyawan muda, maka bekerjalah sebaik mungkin. Tingkatkan kemampuan dan kompentensi Anda. Investasikan waktu, uang, dan tenaga Anda untuk menjadi sosok yang lebih andal, yang lebih produktif, dan lebih pantas digaji lebih tinggi.

Dalam perusahaan ada hukum seperti ini : siapa yang produktivitasnya tinggi, maka ia yang layak digaji lebih tinggi.

Dalam budaya kerja perusahaan, akibat baru kita dapatkan setelah kita memberikan hasil. Gaji adalah akibat dan produktivitas adalah hasil/sebab.  Contoh, saat ini A digaji 5 juta Rupiah per bulan. Bila A ingin gaji 10 juta Rupiah per bulan, sudah tentu produktivitas A harus meningkat sehingga ia pantas dibayar dengan gaji 10 juta Rupiah. Dalam perusahaan dan bisnis, produktivitaslah yang akan berbicara. Semakin kita produktif  maka semakin layak kita dibayar lebih tinggi.

Lantas, bagaimana dengan pelajar dan mahasiswa?

Mahasiswa ataupun pelajar juga dapat membangun rekam jejak. Berikut cara-caranya.

  • Jadilah berprestasi. Jika Anda ingin punya rekam jejak yang bagus maka jadilah berprestasi. Anda tidak harus beprestasi di bidang akademik. Ciptakan prestasi di bidang yang menjadi kekuatan Anda. Jika Anda kuat di bidang tarik suara maka jadilah berprestasi di bidang menyanyi. Jika Anda kuat di bidang public speaking, maka berprestasilah dalam bidang public speaking. Jika Anda andal dalam bidang menulis, maka jadilah berprestasi dalam bidang menulis.
  • Ciptakan karya dan hidupi bidang kekuatan Anda. Sedini mungkin seseorang harus tahu bidang apa yang menjadi kekuatannya. Saya beruntung karena sejak SMP saya sudah tahu bahwa salah satu bidang kekuatan saya adalah menulis. Dengan demikian, saya dapat fokus untuk meningkatkan kemampuan menulis saya. Saya juga menjadikan kegiatan menulis sebagai jalan saya dalam berkarya. Semakin banyak karya yang Anda ciptakan maka bisa jadi semakin cerah pula rekam jejak yang Anda miliki. Tak sekadar menciptakan karya, Anda perlu hidup bi bidang kekuatan Anda. Kalau Anda punya kekuatan dalam menulis, maka hiduplah dalam bidang menulis. Pastikan setiap hari Anda menulis. Salah satu cara dahsyat untuk menjadi ahli dalam satu bidang adalah dengan menghidupi bidang tersebut.
  • Bangun relasi. Bagaimana cara membangun relasi? Bertemanlah dengan orang-orang hebat, bertemanlah dengan mereka yang dapat mendukung Anda. Anda bisa dinilai dari siapa teman-teman Anda. Ketika Anda berteman dengan banyak pebisnis hebat, maka Anda bisa tertular jiwa pebisnis hebat. Ketika Anda berteman dengan akademisi dan guru-guru hebat, maka Anda bisa tertular kepintaran mereka. Untuk itu, bangun relasi sejak usia semuda mungkin. Relasi dapat Anda bangun lewat guru-guru/mentor Anda, bisa juga dibangun dari komunitas yang Anda ikuti, bisa juga dari unit kegiatan mahasiswa (UKM) ataupun ekstrakulikuler yang Anda ikuti.
  • Be positive dan bangun kepribadian yang baik. Pada dasarnya, semua akan kembali kepada diri kita sendiri. Untuk bisa membangun relasi yang baik, untuk bisa berkarya dan berprestasi, kita harus memiliki kepribadian yang baik. Seperti apa kepribadian yang baik? Pribadi yang baik adalah pribadi yang jujur (berintegritas), bertanggung jawab, ramah, sopan, dan produktif. Jika ingin punya kepribadian yang positif maka milikilah pola pikir dan kebiasaan positif. Ketika kita menjadi pribadi yang positif, semesta akan memudahkan kita bertemu dengan orang-orang hebat yang dapat menjadi mentor ataupun partner kita.

Idola Anda Bisa Juga Memengaruhi Rekam Jejak Anda

Idola Anda juga bisa memengaruhi seperti apa rekam jejak Anda.

Sejak SMP, saya sudah mengidolakan Mario Teguh. Tak heran, karena saya mengidolakan Mario Teguh, saya pun banyak meniru sikap-sikap dan perilaku Mario Teguh. Bisa Anda bayangkan betapa lucunya anak SMP berbicara dengan kata “super sekali…” Tak sekadar meniru ucapan beliau, saya pun meniru perilaku beliau. Cara beliau berbicara, cara beliau menyampaikan gagasan. Bahkan pemikiran-pemikiran beliau pun tertanam dalam diri saya.

Saya sudah mengidolakan Mario Teguh semenjak saya duduk di bangku SMP.

Saya sudah mengidolakan Mario Teguh semenjak saya duduk di bangku SMP.

Saking mengidolakan Mario Teguh, banyak pandangan-pandangan Mario Teguh yang juga menjadi pandangan pribadi saya. Ketika Mario Teguh mengatakan bahwa pria yang menyukai sunset (matahari terbenam) adalah pria yang romantis, saya pun jadi menyukai sunset (matahari terbenam).

Singkatnya, siapa idola Anda bisa memengaruhi bagaimana cara Anda bersikap dan berperilaku. Cara Anda berperilaku juga pasti akan memengaruhi kebiasaan Anda. Kebiasaan Anda akan menentukan keberhasilan Anda.

Untuk itu, jika diminta menyampaikan nasihat bagi adik-adik yang muda, saya akan menganjurkan mereka untuk memiliki idola dan anutan yang baik. Tirulah sikap-sikap positif dari idola Anda. Pelajari hal-hal positif yang disampaikan idola Anda. Bacalah bacaan yang sama dengan idola Anda. Mudah-mudahan dengannya Anda akan menjadi pribadi yang hebat seperti layaknya idola Anda.

Rekan pembaca sekalian, itulah kiat sukses berkaitan dengan cara menjadi pebisnis sukses. Intinya, bangunlah rekam jejak yang baik. Dengan rekam jejak yang baik, orang-orang akan lebih percaya pada Anda. Mentor, guru, investor, calon pembeli, partner akan lebih yakin untuk mendukung Anda ketika Anda punya rekam jejak yang baik.

Selamat berjuang dan semoga Anda menjadi pebisnis sukses!

Salam Super Sukses!

Jefferly Helianthusonfri

kursus bisnis terlengkap

3 Comments

  1. franky honda

    sip, setuju banget dengan cerita yang Pak Jef share.. tulisan ini dapat memotivasi siapa saja yang membacanya..

  2. dwi samodra

    Dua hal ini juga penting saat memulai bisnis dan menjalankan bisnis: 1. Anthropology, 2.ikuti perkembangan ekonomi mikro dan makro.
    Sekilas memang tidak penting, tapi banyak usaha gagal saat mulai karena tidak tau anthropology suatu wilayah dan tidak mengikuti perkembangan ekonomi mikro dan makro.

  3. Robbie Ismail

    Ini dia cara menjadi pebisnis yang sukses ternyata membangun rekam jejak itu penting adanya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *