Cara Menjadi Penulis : Cara Membuat Kerangka Karangan Buku Anda

Dalam proses menulis kreatif, ada 5 tahap yang perlu dilalui seorang penulis. Lima tahap tersebut antara lain : prewriting, drafting, revising, editing, dan publishing. (Penjelasan lebih mendalam tentang 5 tahap ini dapat Anda baca di artikel : Cara Menjadi Penulis : 5 Tahap Menulis dan Menerbitkan Buku.)

Salah satu proses paling penting dalam menulis adalah tahap prewriting. Dalam tahap ini, seorang penulis berusaha menemukan ide apa yang akan ia tulis. Setelah sang penulis menemukan ide untuk bukunya, barulah ia akan membuat outline (kerangka karangan). Nah, kerangka karangan inilah yang nantinya akan memandu penulis membuat draft bukunya.

Pada tulisan ini, saya akan sharing cara-cara sederhana yang dapat Anda terapkan agar bisa membuat kerangka karangan (outline) buku Anda.

Mengapa Perlu Outline?

Bagi penulis buku non fiksi, kerangka karangan sangat diperlukan. Mengapa? Karena kerangka karangan inilah yang akan menjadi acuan sang penulis saat melakukan proses drafting. Kerangka karangan diperlukan agar penulis bisa mengerjakan draft bukunya dengan lebih terarah. Biasanya, outline inilah yang  akan menjadi daftar isi buku sang penulis.

Memiliki outline akan memudahkan penulis, sebab outline ini bisa dipakai sebagai sebuah peta dari buku Anda. Anda tahu gambaran besar dari keseluruhan buku Anda. Anda tahu apa saja yang akan dibahas di bab 1, 2, 3, dan bab-bab lainnya. Ketika Anda mengalami keterhambatan di salah satu bab, Anda dapat melangkahi bab tersebut dan mencoba mengerjakan draft bab lainnya. Dengan demikian, Anda tidak akan terhambat dalam waktu yang lama.

Bagaimana Cara Membuat Outline?

Penulis fiksi dan penulis non fiksi punya bentuk outline yang berbeda. Jika penulis fiksi, maka outlinenya lebih kepada gambaran jalan cerita. Sedangkan bagi penuli non fiksi, outline mirip seperti daftar isi buku yang akan ia kerjakan. Contoh daftar isi sebuah buku dapat Anda lihat pada gambar berikut.

Daftar isi buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari Blogger)

Daftar isi buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari Blogger.

Untuk buku-buku non fiksi, pola pengembangan yang kerap digunakan adalah pendahuluan, isi, dan penutup. Pendahuluan berisi latar belakang dan pengenalan masalah apa yang akan dibahas dalam buku Anda. Sedangkan bagian isi, nantinya akan berisi solusi yang ditawarkan dalam buku Anda. Nah, di bagian penutup barulah sang penulis akan memberikan kesimpulan dan saran untuk pembaca buku mereka.

Perhatikan bab 1 dalam daftar isi yang tadi saya berikan. Di bab 1, saya membahas pengenalan dasar tentang bisnis online. Pengenalan dasar tentang bisnis online meliputi : cara-cara menghasilkan uang di internet, mindset yang tepat dalam berbisnis internet, pengenalan tentang blog. Intinya, di bab 1 saya lebih menekankan pembahasan pada dasar-dasar bisnis online.

Nah, barulah di bab 2 saya menjelaskan lebih detail tentang apa saja yang sudah dibahas di bab 1. Terlihat bahwa di bab 2 pembahasannya sudah lebih mendalam.

Hal yang sama juga dapat Anda terapkan dalam membuat outline buku Anda.

Agar buku Anda lebih nyaman dibaca, maka antara satu bab dengan bab lainnya harus saling berkaitan. Contoh, bab 1 membahas tentang dasar-dasar bisnis online. Nah pembahasan di bab 2 perlu dibuat berkaitan dengan bab 1. Demikian seterusnya bab 3 perlu berkaitan dengan bab lainnya.

Lakukan Brainstorming Untuk Memudahkan Pengembangan Outline

Brainstorming merupakan salah satu cara yang kerap dipakai untuk menemukan gagasan-gagasan kreatif. Seorang penulis perlu memiliki kemampuan brainstorming yang baik. Saat kita melakukan brainstorming, kita bisa menulis ide apapun dalam selembar kertas/sebuah papan tulis. Apapun ide yang muncul perlu kita tulis agar ide-ide kreatif dapat ditemukan.

Selain melakukan brainstorming seorang diri, Anda juga bisa mengajak orang lain untuk ikut serta dalam kegiatan brainstorming yang Anda lakukan. Mintalah mereka untuk menyebutkan ide apapun yang muncul terkait dengan topik yang sedang Anda bahas.

Ketika brainstorming, kita mencatat semua ide yang kita pikirkan.

Ketika brainstorming, kita mencatat semua ide yang kita pikirkan.

Hasil dari brainstorming yang Anda lakukan dapat diubah ke dalam bentuk mind mapping. Mind map (peta pikiran) ini nantinya dapat dikembangkan menjadi outline buku Anda. Salah satu tool yang dapat Anda gunakan untuk memudahkan proses mind mapping adalah tool dari website : https://www.text2mindmap.com/.

Ilustrasi mind map (sumber gambar : http://evagregory.com)

Ilustrasi mind map (sumber gambar : http://evagregory.com)

Cara Mudah Membuat Outline : Meniru Model Outline dari Buku Sejenis

Cover buku pertama saya (Membangun Toko Online dengan Blogger).

Cover buku pertama saya (Membangun Toko Online dengan Blogger).

Ada satu cara praktis yang dapat digunakan dalam membuat outline buku. Cara tersebut adalah dengan meniru outline (daftar isi) buku yang topiknya mirip dengan buku Anda. Ambil contoh Anda mau membuat buku tentang parenting. Nah agar lebih mudah, Anda dapat mempelajari daftar isi buku parenting lain yang sudah lebih dulu terbit. Setelah Anda mempelajari daftar isi buku tersebut, Anda bisa memodifikasi daftar isi tadi sesuai dengan keinginan Anda.

Cara paling praktis ini pernah saya terapkan sewaktu saya baru pertama kali menulis buku. Saat menulis buku Membangun Toko Online dengan Blogger, saya meniru daftar isi buku toko online lain. Selanjutnya daftar isi buku lain tadi menjadi acuan saya untuk membuat daftar isi buku saya. Kendati demikian, saya tidak meniru isi buku toko online yang saya jadikan contoh tadi. Saya justru memodifikasi beberapa bagian daftar isi. Bahkan, saya juga menambahkan kreasi saya sendiri dalam daftar isi buku saya. Hasilnya sudah bisa diduga. Buku saya menjadi berbeda dan punya diferensiasi dibanding buku yang tadi saya jadikan contoh.

Cara praktis ini dapat Anda gunakan apabila Anda ingin membuat outline buku dengan cara yang lebih sederhana. 🙂

Itulah beberapa tips dan cara yang dapat Anda terapkan guna membuat outline buku Anda. Saya nantikan terbitnya buku Anda.

Salam Super Sukses!

Jefferly Helianthusonfri

Klik di sini jika Anda ingin dipandu langkah demi langkah untuk menjadi seorang penulis buku.

1 Comment

  1. Novi

    Keren banget..
    Pengen juga deh

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *