Ilmu Sukses dari Salah Satu Dosen Saya

Kita semua ingin menjadi orang sukses. Entah itu dalam hal pendidikan, karir, finansial, keluarga, hubungan sosial, dan lain sebagainya.

Nah, tentu ada banyak kiat dan pola untuk meraih sukses.

Dalam tulisan ini saya akan membagikan kiat sederhana untuk meraih sukses. Kiat ini diajarkan oleh salah satu dosen saya. Siang itu saya sedang mengikuti kelas Metode Penelitian Komunikasi. Di tengah-tengah perkuliahan, tiba-tiba dosen saya ini membagikan kiat sukses.

Apakah kiat tersebut? Kiatnya adalah tulis apa yang ingin Anda wujudkan, wujudkan apa yang Anda tulis, dan tulis apa yang sudah Anda wujudkan.

Hal ini sederhana, tapi ini punya makna filosofis yang dalam.

Menulis Target-Target Kita

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah tulislah apa saja hal-hal yang ingin kita capai. Misalkan kita ingin menjadi seorang pengusaha di usia 23 tahun dengan omzet 100 juta per bulan. Nah, ada baiknya jika target tersebut kita tulis.

Contoh lain, kalau Anda punya target pendapatan 20 juta per bulan. Tuliskan target tersebut.

Hal demikian juga berlaku untuk target-target kita yang lain. Entah itu menikah di usia 25 tahun, punya IPK 3,8, mendapatkan beasiswa ke Inggris, dan lain sebagainya.

Menuliskan impian dan target-target, menjadikan kita lebih sadar terhadap goals yang ingin kita capai.

Kita akan lebih termotivasi dan lebih ingat jika kita menuliskan semua target-target kita.

Bahkan, di buku-buku motivasi dan pengembangan diri, sering kali si penulis menyarankan agar kita menuliskan impian ataupun target-target kita.

Tak hanya sekadar menuliskan target, tetapi juga berikan batas waktu terhadap target tersebut. Adanya batas waktu dapat meningkatkan motivasi kita. Dengan demikian, komitmen kita akan tetap terjaga.

Jangan pedulikan apakah target akan tercapai atau tidak. Yang pasti tuliskan dulu target-target Anda.

Wujudkan Target-Target Tadi

pencapaian

Setelah kita menuliskan target yang ingin dicapai, maka berikutnya wujudkan target-target tersebut.

Di sinilah dibutuhkan kemampuan untuk berpikir kreatif. Ini bukan tentang seberapa cerdas Anda, seberapa besar modal yang Anda miliki, atau seberapa bagus networking Anda. Yang paling penting adalah mulai pikirkan cara untuk mencapai target yang sudah Anda tulis.

Contoh, targetnya adalah ingin meraih IPK 3,8. Silakan pikirkan apa yang bisa menjadikan Anda punya IPK 3,8.

Untuk meraih IPK 3,8 tentu Anda harus meraih banyak nilai A. Paling kecil, nilai yang harus Anda peroleh adalah B sampai A -. Jika sampai terdapat nilai C, maka jelas akan sangat sulit untuk mendapatkan IPK 3,8.

Anda harus buat perencanaan, kira-kira di mata kuliah apa saja Anda harus meraih nilai maksimal (A) dan mata kuliah apa saja yang bisa menjadi toleransi (dapat nilai B – A-). Dengan demikian, Anda akan tahu mana mata kuliah yang harus Anda selesaikan dengan sempurna.

Selanjutnya, segera wujudkan rencana Anda tadi. Kejarlah nilai-nilai sempurna untuk mata kuliah andalan Anda.

Contoh lain, target Anda adalah meraih beasiswa ke Inggris untuk tahun 2018. Pikirkan apa saja syarat yang harus terpenuhi agar bisa dapat beasiswa ke Inggris. Mungkin skor IELTS atau TOEFL Anda harus sangat tinggi, Anda harus punya pengalaman organisasi/kegiatan (entah di kampus atau di luar kampus), Anda harus punya portofolio yang mumpuni, dan lain sebagainya.

Nah, setelah Anda tahu apa saja hal-hal yang menjadikan Anda mampu mendapatkan beasiswa, gapailah/wujudkan hal-hal tersebut. Pikirkan cara agar semua target kecil tadi bisa terpenuhi.

Intinya, Anda harus kreatif menemukan solusi untuk mewujudkan target-target kecil tadi. Di sinilah kita dituntut untuk kreatif.

Ketika semua target kecil tadi (misal : punya portofolio, skor IELTS yang tinggi terlampaui) maka dapat dipastikan Anda akan meraih target besar (beasiswa) tadi.

Tuliskan Target yang Sudah Tercapai

menuliskan-target-yang-ingin-dicapai

Dalam perjalanan mewujudukan target-target, pasti sudah ada target yang Anda capai. Nah jika demikian, tuliskanlah target-target yang sudah tercapai. Hal ini penting agar kita bisa melakukan evaluasi.

Misalkan target besar Anda adalah meraih omzet bisnis 100 juta per bulan. Target turunannya adalah membuka 5 cabang bisnis dengan omset per cabang 20 juta per bulan. Nah, wujudkan hal tersebut. Misalkan Anda sudah berhasil membuka 3 cabang dengan omzet 20 juta per bulan. Dengan demikian, target Anda sudah tercapai sebagian. Pastikan Anda menuliskan target yang sudah tercapai tadi.

Dengan adanya catatan ini, Anda akan kembali diingatkan bahwa ternyata sudah ada progress terhadap pencapaian target Anda. Anda juga bisa evaluasi, kira-kira sudah seberapa efektif kinerja Anda dan tim.

Selain itu, dengan menuliskan apa yang sudah kita capai, akan timbul perasaan bahwa apa yang kita lakukan tidak sia-sia. Kita akan merasa bahwa sudah ada peningkatan terhadap diri kita. Dari yang dulunya tidak punya apa-apa, sekarang sudah mulai bisa mewujudkan hal-hal dahsyat yang jadi target kita. Sekaligus hal ini menjadikan kita untuk lebih bersyukur atas pencapaian kita.

Nah teman, tiga hal tadilah yang dapat kita ulangi terus-menerus. Buat target yang besar, lalu tuliskan target tersebut. Berikutnya wujudkan target tadi. Selanjutnya, tuliskan target yang sudah berhasil Anda capai. Melakukan hal ini secara berulang-ulang akan melatih kita untuk konsisten pada apa yang ingin kita capai.

Semoga menginspirasi.

Jefferly Helianthusonfri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *