Inilah Alasan Mengapa Kita Perlu Membaca Banyak Buku

Mengapa kita perlu membaca banyak buku? Jawaban menarik atas pertanyaan ini akan Anda jumpai pada tulisan kali ini.

Sejak kecil, kita dinasihatkan oleh guru agar kita rajin membaca. Guru yang baik pasti akan menasihatkan agar peserta didik yang ia asuh menjadi pribadi yang rajin membaca. Bahkan saking pentingnya membaca, banyak  yang menyebut bahwa buku adalah jendela dunia.

Mengapa kita harus membaca banyak buku?

Apakah supaya kita terlihat pintar?

Apakah supaya kita menjadi lebih tahu dari banyak orang?

Ya, membaca buku bisa menjadikan kita lebih tahu dari banyak orang.

Setelah saya terjun ke dunia bisnis dan investasi, saya  mulai banyak mempelajari tentang dunia bisnis dan invetasi. Saya belajar dari berbagai sumber, entah itu dari praktik langsung di lapangan, dari sharing bersama orang-orang senior, dan sudah pasti dari buku. Baru-baru ini saya membaca sebuah buku bagus berjudul The Real Estate Coach dari Bradley J. Sugars. Buku ini adalah sebuah buku yang membahas dan memandu pembaca untuk belajar berinvestasi di properti.

Saat membaca buku tersebut, pikiran saya menjadi makin cerah dan terbuka. Saya juga mendapatkan banyak inspirasi dan ide untuk segera saya terapkan guna menjemput kesuksesan.

Inilah yang kita dapat kalau kita membaca buku, kita mendapatkan wawasan baru, mendapatkan pencerahan, menemukan solusi atas masalah kita, dan pastinya kita akan terinspirasi untuk menjadi lebih baik.

Membaca Banyak Buku = Memperluas Sudut Pandang dan Pemahaman

Saya sudah melahap puluhan (bahkan mungkin ratusan) buku tentang bisnis dan investasi. Setiap buku memberikan saran dan pengetahuan yang berbeda. Buku A merekomendasikan untuk berinvestasi di pasar saham, buku B menyarankan berinvestasi di reksa dana, buku C memberi nasihat berinvestasi di properti, dan sebagainya. Ketika kita hanya membaca satu buku lalu puas dengan apa yang sudah kita dapat maka pemahaman kita hanya “segitu-segitu aja”.

Alih-alih menjadi semakin ahli, puas dengan satu pengetahuan saja bisa menjadikan kita kurang bijak dalam mengambil keputusan. Bisakah Anda bayangkan kalau seseorang membaca sebuah buku, lalu ia mendapatkan nasihat untuk berinvestasi di reksa dana. Akhirnya si orang tadi hanya berinvestasi di reksa dana sepanjang hidupnya. Ia sudah puas dengan apa yang ia ketahui.

Padahal belum tentu reksa dana merupakan bentuk investasi terbaik.

Ketika saya membaca banyak buku bisnis, saya seakan menemukan benang merah sistem dan alur investasi. Semakin banyak buku yang saya baca, saya menjadi tahu seperti apa alur investasi, ke mana uang mengalir. Singkatnya, membaca banyak buku memungkinkan saya memahami gambaran besar dan sistem secara keseluruhan. Pemahaman tentang gambar besar dan sistem keseluruhan inilah yang akan menjadikan seseorang lebih jago, lebih ahli, dan pastinya lebih mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Semakin banyak kita membaca maka semakin luas pemahaman kita.

Semakin banyak membaca, semakin luas pemahaman kita.  (Sumber gambar : Johan Larsson.)

Manfaat yang dipetik ketika kita membaca banyak buku adalah sudut pandang kita akan semakin luas. Kita bisa memandang dari berbagai sudut pandang. Ambil contoh kita sedang berinvestasi. Ketika kita belajar banyak tentang investasi (misal : investasi saham, reksadana, properti, dsb), kita bisa memandang investasi dari berbagai sudut pandang. Dari sudut pandang orang properti, investasi itu “begini”. Dari sudut pandang pemain saham, investasi itu “begitu”. Nah, semakin kita kaya dengan berbagai sudut pandang, kita bisa semakin bijak dalam mengambil keputusan investasi.

Rasa ingin tahu bisa membawa kita kepada pemahaman yang semakin utuh mengenai suatu hal. Rasa ingin tahu adalah salah satu bahan bakar utama untuk meraih sukses.

Membaca Banyak Buku = Memungkinkan Anda Menjadi Mentor yang Lebih Baik

Manfaat utama dari membaca banyak buku adalah kita akan memiliki banyak pengetahuan, wawasan, dan cara berpikir yang baru. Hal ini memungkinkan kita menjadi mentor yang lebih baik bagi orang lain. Dalam salah satu seminar, ada peserta yang bertanya kepada pembicara. Si peserta bertanya tentang “Bagaimana menciptakan viral marketing?”

Kemudian si pembicara memberikan beberapa penjelasan terkait dengan hal tersebut. Sayangnya, menurut saya, akan semakin baik kalau  si pembicara juga bisa merekomendasikan sebuah buku bagus tentang viral marketing. Andaikan si pembicara sudah membaca buku berjudul Contagious : Rahasia di Balik Produk dan Gagasan yang Populer, saya yakin ia bisa menjawab pertanyaan tadi dengan dahsyat, mantap, dan lengkap.

Ketika profesi Anda berkaitan dengan bidang edukasi (misal : guru, dosen, pembicara, penulis, dsb), maka semakin banyak buku yang Anda baca semakin bagus. Anda akan memiliki banyak buku yang dapat Anda rekomendasikan kepada peserta didik Anda. Sudah tentu hal ini bagus untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam mengajar.

Rekan pembaca sekalian, itulah dua alasan utama mengapa kita perlu membaca banyak buku. Intinya, dengan membaca banyak buku, kita akan :

  • Memliki sudut pandang yang lebih luas dan pemahaman yang lebih dalam tentang suatu bidang. Contohnya ketika kita membaca banyak buku/informasi tentang investasi, kita bisa lebih paham tentang dunia investasi. Kita bisa melihat investasi dari berbagai sudut pandang pelaku investasi.
  • Memungkinkan kita menjadi mentor yang lebih baik. Semakin banyak buku yang kita baca, maka semakin banyak buku bagus yang dapat kita rekomendasikan bagi orang-orang yang bertanya pada kita.

Yuk, mari lebih sering membaca buku. Jadikan budaya membaca sebagai keseharian kita. 🙂

Salam Super Sukses!

Jefferly Helianthosnfri

kursus pengembangan diri terlengkap

1 Comment

  1. Eko Purnomo Nurhariadi

    Sip betul, banyak buku dibaca, banyak tau dunia. Makasih telah mengingatkan says untuk membaca buku..lagi. Salam Ngupi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *