Tidak Mudahnya Berbisnis Sambil Kuliah/Punya Kesibukan Lain

Berbisnis sambil kuliah memang terlihat keren dan menarik. Di saat teman-teman belum banyak yang terjun ke dunia kerja dan bisnis, kita sudah menimba pengalaman terlebih dahulu. Hanya saja, berbisnis sambil kuliah tidak selalu mudah.

Kali ini saya akan sharing pengalaman menjalankan bisnis sambil kuliah (bahkan masih ditambah dengan kegiatan kampus). Tak hanya sekadar sharing pengalaman, saya juga akan membagikan beberapa tips agar Anda semakin menikmati berbisnis meski punya kesibukan lain seperti kuliah, bekerja, ataupun kesibukan-kesibukan lainnya.

Proses Penulisan Buku yang Molor

Saat menulis tulisan ini, saya sedang mengerjakan buku ke-29 yang berjudul 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari WordPress. Semula saya menargetkan naskah ini dapat terselesaikan dalam waktu lebih kurang 1 bulan. Sayangnya hal tersebut tidak terwujud. Sejak Februari 2015 saya sudah mulai mengerjakan naskah ini. Namun, hingga penghujung April 2015 saya belum juga menyelesaikan naskah tersebut.

Ada beberapa hal yang menyebabkan pengerjaan naskah ini sedikit molor.

  • Saya sibuk dengan beberapa project lain. Saat penulisan buku 1 Juta Rupiah Pertama Anda dari WordPress sudah sekitar 40 % (sudah memasuki bab 5), saya mengerjakan project dan launching BisnisKursusOnline.com. Alhasil, selama akhir Januari sampai pertengahan Februari 2015 saya memiliki kesibukan tambahan yakni persiapan materi dan persiapan launching BisnisKursusOnline.com.
  • Kesibukan kegiatan kampus. Akhir Januari 2015 saya mengikuti UAS (ujian akhir semester). Ditambah lagi pada akhir Februari 2015 saya mulai terlibat dalam kegiatan program inkubator bisnis di kampus (di Skystar Ventures). Adanya kesibukan tambahan ini menjadikan waktu menulis saya semakin berkurang. Tak hanya itu, saya juga terlibat dalam majalah kampus di UMN.
  • Kurang optimal dalam memanfaatkan waktu. Selain karena dua hal tadi, saya juga sedikit mengalami penurunan performa dalam hal pemanfaatan waktu. Di bulan April 2015 saya mulai sering menonton acara televisi di YouTube (saya lagi suka menonton serial Tetangga Masa Gitu dan Comic Story). Alhasil, kadang saya lebih banyak menghabiskan weekend dan waktu sehari-hari untuk kegiatan santai seperti menonton acara televisi.

Tiga hal tadilah yang menjadikan proses penulisan buku saya molor.

Kendati demikian, saya berjanji akan segera menyelesaikan naskah buku ke-29 tadi sebelum awal Mei 2015. Mau tidak mau, saya perlu bekerja dengan lebih efisien sebab sudah ada beberapa project dan agenda workshop yang menanti saya mulai bulan Mei 2015.

Project yang Tertunda

Ketika kita berbisnis sambil kuliah ataupun sambil punya kesibukan lain, tidaklah menghernakan kalau kita sekali dua kali (bahkan bisa sering kali) mengalami “penundaan project”. Saya sudah beberapa kali mengalami hal ini. Tahun 2014 lalu saya sempat ada rencana pengerjaan project bersama Pak Bambang Trim (cek blog beliau : Manistebu.com), hanya saja project tersebut tertunda karena kesibukan masing-masing.

Selain pengalaman tadi, saya juga pernah beberapa kali terpaksa menunda project. Salah satunya terkait dengan KeajaibanMenulis.com. November 2014 lalu saya hendak melakukan re-branding dan pembaruan materi pembelajaran di kursus menulis KeajaibanMenulis.com. Hanya saja, lagi-lagi karena kesibukan dan adanya agenda lain, proses re-branding tadi harus kembali tertunda.

Ketika Anda berbisnis sambil kuliah, jangan heran kalau ada saja agenda/project Anda yang terpaksa ditunda karena adanya bentrok jadwal ataupun karena adanya kesibukan lain.

Berkaitan dengan KeajaibanMenulis.com, saya sudah berkomitmen untuk segera menyelesaikan rebranding dan pembaruan KeajaibanMenulis.com pada awal Mei 2015. Kami akan mengupayakan KeajaibanMenulis.com bisa kembali dilaunching pada 2 Mei 2015 (tepat saat Hari Pendidikan Nasional).

Beban Pikiran akan Bertambah

kemampuan sumber passive incomeKetika berbisnis sambil kuliah maka sudah pasti tanggung jawab Anda akan bertambah. Tidak hanya tanggung jawab pada orang tua dan dosen, Anda juga akan bertanggung jawab terhadap pelanggan dan calon pelanggan. Semakin banyak hal yang kita kerjakan maka bisa jadi tanggung jawab juga akan bertambah. Makin banyak pihak yang punya “urusan” dengan Anda maka makin banyak pula tanggung jawab Anda.

Pada semester 1 lalu saya mendapatkan sebuah tugas kuliah yang lumayan menantang. Tugas tersebut adalah menulis sebuah novel. Waktu itu saya masih semester 1 dan sudah terlibat dalam kegiatan bisnis. Ketika kian mendekati deadline, beban pikiran seakan bertambah, harus mengurusi bisnis masih ditambah dengan target menyelesaikan novel sebelum deadline. Belum lagi padatnya tugas-tugas kulias lainnya pasti akan menambah beban pikiran.

Bahkan sampai hari ini ada kalanya saya merindukan liburan untuk sejenak keluar dari rutinitas. Di kala saya merasa mulai sedikit terbebani, saya kadang mengharapkan “Oh kapan nih bisa liburan ke Belitung atau jalan-jalan ke Jogja 🙂” Ingin rasanya sejenak keluar dari rutinitas yang tidak mudah ini.

Lho emangnya sewaktu kuliah ndak ada liburnya?

Saya termasuk beruntung karena jadwal kuliah saya hanya 4 hari dalam seminggu. Saya kuliah hari Senin, Selasa, Rabu, dan Jumat. Meskipun jumlah sksnya lumayan banyak (23 sks), saya masih bisa libur di hari Kamis, Sabtu, dan Minggu. Hanya saja, seperti yang kita ketahui, di hari libur pun kita para pebisnis yang berstatus mahasiswa masih harus terlibat dalam urusan bisnis. Masih perlu meeting, harus mengerjakan project, harus melayani customer, dan berbagai kegiatan lainnya.

Nah di sinilah mental kita akan diuji. Mampukah kita beradaptasi dengan padatnya kesibukan? Sanggupkah kita memegang beberapa tanggung jawab sekaligus? Ketika kita mental dan komitmen kita teruji maka di situlah kita mendapatkan pembelajaran sesungguhnya.

Tips-Tips Untuk Anda yang Berbisnis Sambil Kuliah

Berikut tips-tips dari saya untuk Anda yang punya kesibukan di luar kuliah Anda (entah itu bisnis, kerja, atau lainnya).

  1. Miliki kebiasaan berpikir positif. Seperti yang pernah saya bahas di tulisan 5 Kiat Sukses Berbisnis Tanpa Menganggu Kuliah, berpikir positif sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi Anda yang memegang beberapa tanggung jawab sekaligus. Tanpa kemampuan untuk berpikir positif, beban-beban pikiran bisa saja melelahkan semangat Anda. Padahal kita tahu bahwa semangat adalah bahan bakar untuk sukses. Pikirkanlah hal-hal yang positif, bayangkan keberhasilan Anda, bayangkan nikmatnya liburan karena kerja keras Anda, bayangkan rasa bangga ayah dan ibu Anda saat Anda bisa sukses berbisnis sambil kuliah. 🙂
  2. Cintailah rutinitas Anda. Seperti yang tadi saya ceritakan, ketika Anda memutuskan untuk berbisnis sambil kuliah maka dapat dipastikan waktu liburan dan waktu bersantai Anda akan berkurang. Alih-alih bisa jalan-jalan setiap akhir pekan, adakalanya Anda harus meeting, Anda harus bekerja dalam tim untuk menyelesaikan suatu project. Tanpa ada rasa cinta terhadap apa yang Anda kerjakan, Anda akan mudah merasa letih dan mulai berpikir bahwa semua yang Anda kerjakan tidak terlalu berarti. Untuk itu, pastikan Anda memiliki kecintaan dan passion terhadap apa yang Anda kerjakan.
  3. Manfaatkan waktu dengan baik. Hindari menggunakan waktu untuk sesuatu yang tidak produktif. Hanya saja, saya akui bahwa untuk poin ketiga ini kadang tidak mudah. Contohnya seperti yang terjadi pada saya. Saya berusaha memanfaatkan waktu dengan baik, hanya saja, kadang saya masih kerap menggunakan waktu yang terlalu berlebihan untuk bersantai. Saya tidak tahu apakah ini adalah hal yang wajar atau tidak bagi orang lain, tetapi kadang rasa malas itu timbul. 🙂
  4. Jalankan skala prioritas dengan baik. Prioritas, prioritas, dan prioritas. Anda harus betul-betul ahli dalam menentukan mana hal-hal mendesak, mana hal penting yang perlu Anda dahulukan. Ketika kita berhasil membuat prioritas, lalu berhasil menepati komitmen terhadap prioritas tersebut, maka kerja kita akan semakin mulus dan bisa kian memuaskan.

Rekan pembaca sekalian, itulah sharing pengalaman dari saya tentang tidak mudahnya berbisnis sambil kuliah. Meskipun tidak mudah, tetaplah berpikir positif. Ingat, untuk mencapai hasil yang besar kita perlu bekerja keras dan harus tahan menghadapi tempaan.

Salam Super Sukses!

Jefferly Helianthusonfri

banner Kursus Bisnis Online Terlengkap

Sumber gambar : Twitter Comic Story.

4 Comments

  1. Tarmudi Tegal

    Entahlah… ane lagi mikir bisnis apaan juga belum ketemu-ketemu 🙂
    tapi bahan diatas cukup membantu menerangkan, terutama pada waktu 😀

  2. franky honda

    benar sekali yang Pak Jef katakan..memang disitu kesulitan yang paling besar sekali pak Jef, saya juga sekali kendala di skala prioritas mana dahulu yang harus saya kerjakan.. thanks atas share tulisanya pak Jef..salam suskes selalu

  3. abdul

    kesulitanny sama tapi kenapa untuk saya tdk bs menyelasaikannya,,,,
    pak jef hebat.

  4. indonesia banking school

    terima kasih. informasinya bermanfaat. semakin banyak pencerahaan untuk mempersiapkan bisnis sambil bekerja

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *